Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran dapat dilihat dari perolehan nilai, yakni ketuntasan minimal. SD Negeri 020 Kemang Manis  telah menetapkan Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang harus dicapai siswa pada mata pelajaran matematika kelas III yakni 75. Namun berdasarkan hasil dari mid semester I hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri 020 Kemang Manis masih rendah. Rendahnya hasil belajar siswa kelas III pada pembelajaran matematika ditandai dengan rendahnya siswa yang berhasil tuntas, dimana dari 23 siswa kelas III hanya 8 siswa yang berhasil memperoleh nilai mencapai KKM, sedangkan 15 siswa nilainya masih dibawah KKM. Melihat kondisi tersebut penulis berusaha meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan media kongkret yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian perbaikan pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan selama 2 siklus. Masing-masing siklus dilakukan dalam 2 kali pertemuan. Penggunaan media kongkret berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Dari perbaikan pelaksanaan pembelajaran didapati hasil belajar siswa yang selalu meningkat. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran media kongkret efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar  matematika siswa kelas III  SD Negeri 020 Kemang Manis.