PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN MENGGAMBAR DEKORATIF PADA ANAK TK DWI KARYA KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU

Main Article Content

Putri Asilestari

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan Kegiatan Bermain Menggambar Dekoratif pada anak TK Dwi Karya Kecamatan Koto Kampar Hulu . Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya dilaksanakan dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 16 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat setelah adanya tindakan melalui kegiatan Kegiatan Bermain Menggambar Dekoratif. Pada saat dilakukan observasi pratindakan, anak yang kriteria baik hanya 2 anak dengan persentase 12,5%. Setelah dilakukannya tindakan Siklus I meningkat menjadi 6 anak denagn pesentase 37,5%  dan pada Siklus II meningkat lebih baik lagi menjadi 9 anak dengan persentase 56,25%. Langkah-langkah yang ditempuh untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah guru mempersiapkan media dan mendemonstrasikan cara menempel/kolase. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kemampuan motorik halus naak melalui kegiatan Kegiatan Bermain Menggambar Dekoratif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Asilestari, P. (2017). PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN MENGGAMBAR DEKORATIF PADA ANAK TK DWI KARYA KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU. Jurnal Pendidikan Tambusai, 1(1), 49–56. https://doi.org/10.31004/jptam.v1i1.52
Section
Articles of Research

References

Arikunto Suharsimi, dkk. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Guniarti, W, dkk. (2010). Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan dasar Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka
http://www.e-jurnal.com/2014/01/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-motorik.html
Kristiani, A (2015). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Bermain Kolase Pada Anak Kelompok A TK Dharma Wanita Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Tahun Ajaran 2014/2015. Universitas Nusantara PGRI Kediri : Skripsi Tidak Dipublikasikan
Mardiati, E (2013). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak melaui Kegiatan bermain menggambar dekoratif dengan menggunakan Media Berbahan Alam di PAUD Melati Kabupaten Lebong. Universitas Bengkulu : Skripsi Tidak Dipublikasikan
Margono, S. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Mayasari, R (2014). Meningkatkan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Melipat Kertas Pada Anak Kelompok B4 di Tk Masjid Syuhada. Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta: Skripsi Tidak Dipublikasikan.
Menteri Pendidikan Nasional. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 137 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional.
Moeslichatoen, R. (2004). Metode Pengajaran di Taman Kanak-kanak. Jakarta:
Moeslichaton (2004). Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak, Jakarta, Rineka Cipta, 2004
Pamadhi. H & Evan S. S (2011), Seni Keterampilan Anak. Jakarta : Universitas TerbukaPT Rineka Cipta.
Samsudin (2008), Pembelajaran Motorik di Taman Kanak-Kanak, Litera Prenada Media Group, Jakarta 2008
Sujiono, B, dkk (2010), Metode Pengembangan Fisik. Jakarta : Universitas Terbuka
Sumarni, S. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Insan Madani.
Suyadi. (2010). Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pedagogia.
Syakir Muharrar (2008), Sri Verayanti, Kolase Montase, Mozaik, Erlangga, Jakarta, 2013
Wardhani dan Kuswaya W (2011). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Universitas Terbuka