MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN RELASI DAN FUGSI MELALUI PENDEKATAN SCIENTIFIC

Main Article Content

Zamrat Desi Roffina

Abstract

Semangat merupakan syarat mutlak dalam belajar; seorang siswa yang belajar tanpa semangat (atau kurang motivasi) tidak akan berhasil dengan maksimal. Dalam implikasinya pada dunia belajar, siswa atau pelajar tidak akan termotivasi secara penuh dalam belajar. Termasuk dalam mata pelajaran matematika yang di rasa sulit untuk di pahami. Permasalahan yang di angkat dalam PTK ini adalah meningkatkan semangat belajar siswa dalam pembelajaran relasi dan fungsi melalui pendekatan Scientific di Kelas X TKJ1 SMKN 1 Rambah Tahun Ajaran 2019/2020. Hasil akhir dari penelitian ini adalah dengan pendekatan Scientific yang telah dilaksanakan maka terdapat peningkatan semangat belajar siswa dalam pembelajaran relasi dan fungsi. Terbukti dari data hasil belajar pada siklus 1 nilai rata rata yang siswa mencapai 72,1 dan hasil rata rata nilai siswa yang pada siklus 2 ini mencapai 77,7

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Roffina, Z. D. (2020). MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN RELASI DAN FUGSI MELALUI PENDEKATAN SCIENTIFIC. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(1), 810-820. https://doi.org/10.31004/jptam.v4i1.531
Section
Articles

References

Ahmadi, Abu dan Widodo Supriyono. 1991. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Ahmad Rohani. 1997. Media Instruksional Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta

Arief S. Sadiman, dkk. 2006. Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Pustekkom. Dikbud. dan PT. Raja Grafindo Persada

Darmansyah. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. UNP

Depdiknas. 2004. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Cetakan Eisi ke empat Malang Pers.

Ekonomi UI Ruseffendi. 1996. Pendidikan Matematka 3. Jakarta: Depdikbud.

Goleman, Daniel, 2004, Emitional Intelligence Kecerdasan Emosional Mengapa EQ Lebih Penting Daripada IQ, Jakata: PT Gramedia Pustaka Utama.

Hamalik, Oemar. 2002. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Asara.

Ivor. K.Davies. 1991. Pengelolaan Belajar. Jakarta CV Rajawali

Nana Sujana. 1989. Teori-teori belajar Untuk pengajaran. Bandung

Ngalim Purwanto, Psikologi Pendidikan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2002

RosdaSardiman. 2006. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Sugandi, Achmad. 2004. Teori Pembelajaran. Semarang: IKIP Semarang Press.

Suherman, Eman dan Winataputra. 2001. Strategi Belajar Mengajar Tematik . Jakarta:Depdikbud.

Slameto. 1995. Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta. Sudjana, Nana. 2001. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Syah, Muhibbin. 2006. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Tabrani Rusyan, 2001, Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Tim Penyusun KBBI. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia (edisi ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.

Tim Penyusun Kamus Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Wina Sanjaya. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta. Kencana Wiradikromo Sartono. Dimensi Tiga. Jakarta. Erlangga

Zainal Abidin. 2004. Evaluasi Pengajaran. Padang. UNP

Internet

http://id.wikipedia.org/wiki/Fungsi_(matematika)

http://bestariabadi.blogspot.com/2013/05/pengertian-dan-jenis-jenis-fungsi.html

http://matkdimasfun.blogspot.co.id/2011/12/relasi-dan-fungsi.html

https://masawanwinanto.wordpress.com/2010/10/25/relasi-dan-fungsi/