Hubungan Antara Regulasi Diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Remaja Pengguna Instagram

Main Article Content

Putri Dianda Utami
Yolivia Irna Aviani

Abstract

Penelitian ini didasarkanpada kenyataan bahwa masih terdapat regulasi diri yang rendah pada remaja karena menggunakan media sosial khususnya Instagram secara berlebihan. Hal ini berasal dari keingintahuan mereka yang selalu terhubung dengann orang lain, sehingga mereka cemas ketika tidak mengetahui aktivitas yang ada dimedia sosial, yang disebut Fear of Missing Out (FoMO). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah terdapat hubungan regulasi diri dengan FoMO pada remaja pengguna Instagram.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 446 orang remaja yang aktif menggunakan Instagram. Adapun teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan skala FoMO dari Song, Zhang, Zhao, & Song (2017) dan Self-Regulation Questionnaire (SRQ) yang diadaptasi oleh Gawi (2019).Teknik analisis data pada penelitian ini adalah Product Moment Correlation Coefisien dan analisis regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai korelasi -0,017 dan p = 0.716 (p>0,05). Hal ini menunjukkan  bahwaterdapat hubungan antara regulasi diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja yang menggunakan Instagram.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Utami, P. D., & Aviani, Y. I. (2021). Hubungan Antara Regulasi Diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Remaja Pengguna Instagram. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 177–185. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i1.928
Section
Articles

References

Akbar, R. S., Aulya, A., Psari, A. A., & Sofia, L. (2019). Ketakutan Akan Kehilangan Momen (FoMo) Pada Remaja Kota Samarinda. Psikostudia?: Jurnal Psikologi, 7(2), 38. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v7i2.2404

APJII. (2017). Penetrasi & perilaku pengguna internet indonesia.Retrieved from https://web.kominfo.go.id/sites/default/files/Laporan Survei APJII_2017_v1.3.pdf. Di akses pada tanggal 10 Februari 2020.

Baumeister, R. F., & Vohs, K. D. (2007). Self-Regulation, Ego Depletion, and Motivation. Social and Personality Psychology Compass, 1, 1–14. https://doi.org/10.1111/j.1751-9004.2007.00001.x

Desjarlais, M., & Willoughby, T. (2010). A longitudinal study of the relation between adolescent boys and girls’ computer use with friends and friendship quality: Support for the social compensation or the rich-get-richer hypothesis? Computers in Human Behavior, 26(5), 896–905. https://doi.org/10.1016/j.chb.2010.02.004

Dossey, L. (2014). FOMO, digital dementia, and our dangerous experiment. Explore: The Journal of Science and Healing, 10(2), 69–73. https://doi.org/10.1016/j.explore.2013.12.008

Foroughi, B., Iranmanesh, M., Nikbin, D., & Hyun, S. S. (2019). Are depression and social anxiety the missing link between Facebook addiction and life satisfaction?? The interactive effect of needs and self-regulation. Telematics and Informatics, 43. https://doi.org/10.1016/j.tele.2019.101247

Fuster, H., Chamarro, A., & Oberst, U. (2017). Fear of Missing Out , online social networking and mobile phone addiction?: A latent profile approach, 35(1), 23–30.

Gawi, R. M. (2019). Hubungan antara regulasi diri dengan pembelian impulsif pada produk fashion. Jurnal Riset Psikologi, 2019(2).

Gezgin, D. M., Hamuto?lu, N. B., Gemikonakli, O., & Raman, I. (2017). Social Networks Users?: Fear of Missing Out in Preservice Teachers. Journal of Education and Practice, 8(17), 156–168.

Hikmawati, F. (2018). Metodologi Penelitian. Depok: Rajawali Pers.

JWT Intelligence. (2012). Study?: Our unhappy addiction to social media. Retrieved from https://www.jwtintelligence.com/2012/05/data-point-our-unhappy-addiction-to-social-media/. Di akses pada 5 Oktober 2019.

Liputan6. (2019). Jumlah Pengguna Instagram dan Facebook Indonesia Terbesar ke-4 di Dunia. Jakarta.Retrieved from https://www.liputan6.com/tekno/read/3998624/jumlah-pengguna-instagram-dan-facebook-indonesia-terbesar-ke-4-di-dunia. Diakses pada tanggal 21 Maret 2020.

Mahendra, B. (2017). Eksistensi sosial remaja dalam instagram (sebuah perspektif komunikasi). Jurnal Visi Komunikasi, 16(01), 151–160.

Neal, D. J., & Carey, K. B. (2005). A Follow-Up Psychometric Analysis of the Self-Regulation Questionnaire, 19(4), 414–422. https://doi.org/10.1037/0893-164X.19.4.414

Oberst, U., Wegmann, E., Stodt, B., Brand, M., & Chamarro, A. (2017). Negative consequences from heavy social networking in adolescents: The mediating role of fear of missing out. Journal of Adolescence, 55(February), 51–60. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2016.12.008

Pervin, L. A., Cervone, D., & John, O. P. (2012). Psikologi kepribadian: Teori dan penelitian (9th ed.). Jakarta: Prenadamedia Group.

Prihatiningsih, W. (2017). Motif Penggunaan Media Sosial Instagram Di Kalangan Remaja. Jurnal Communication VIII, (1), 51–65.

Przybylski, A. K., Murayama, K., Dehaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014

RoyalSocietyforPublicHealth. (2017). Instagram ranked worst for young people’s mental health. Inggris.Retrieved from https://www.rsph.org.uk/about-us/news/instagram-ranked-worst-for-young-people-s-mental-health.html. Di akses pada tanggal 22 Maret 2020.

Salim, F., Rahardjo, W., Tanaya, T., & Qurani, R. (2017). Are Self-Presentation of Instagram Users Influenced by Friendship-Contingent Self-Esteem and Fear of Missing Out? Makara Hubs-Asia, 21(2), 70–82. https://doi.org/10.7454/mssh.v21i2.3502

Santrock, J. W. (2007). Remaja, Jilid 2 (11th ed.). Jakarta: Erlangga.

Sari, D. P. (2014). Mengembangkan Kemampuan Self Regulation: Ranah Kognitif, Motivasi Dan Metakognisi. Delta-Pi: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 3(2).

Sianipar, N. A., & Kaloeti, D. V. S. (2019). Hubungan antara regulasi diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Empati, 8(1), 136–143.

Simanjuntak, E. (2018). First Year Challenge?: The Role of Self-Regulated Learning to Prevent Internet Addiction among First-Year University Students. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 133, 180–184.

Song, X., Zhang, X., Zhao, Y., & Song, S. (2017). Fearing of Missing Out (FoMO) in Mobile Social Media Environment: Conceptual Development and Measurement Scale. In iConference 2017 Proceedings (pp. 733–738). https://doi.org/https://doi.org/10.9776/17330

Sugiyono. (2017). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Surya, D., & Aulina, D. (2020). Self-Regulation as a predictor of Fear of Missing Out in emerging adulthood. INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research, 1(1). Retrieved from https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/inspira/article/view/1713

Tomczyk, L., & Selmanagic-Liszde, E. (2018). Fear of Missing Out (FOMO) among youth in Bosnia and Herzegovina — scale and selected mechanisms. Chidren and Youth Services Review.

Wang, C., Lee, M. K. O., & Hua, Z. (2014). A theory of social media dependence: Evidence from microblog users. Decision Support Systems, 40–49. https://doi.org/10.1016/j.dss.2014.11.002

Wanjohi, R. N., & Mwebi, R. B. (2015). Self-Regulation of Facebook Usage and Academic Performance of Students in Kenyan Universities, 6(14), 109–114.

Winarsunu, T. (2012). Statistik dalam Penelitian Psikologi & Pendidikan. Malang: UMM Press.

Yusuf, M. (2017). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.