Hubungan Antara Penggunaan Metode Tanya Jawab dengan Partisipasi Peserta Pelatihan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK)

Main Article Content

Ika Nur Putri
Syuraini Syuraini

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi peserta dalam mengikuti pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan metode tanya jawab, mengetahui gambaran partisipasi siswa, dan mengetahui hubungan antara penggunaan metode tanya jawab dengan partisipasi peserta. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta Program Pendidikan Keterampilan Kerja (PKK) Aplikasi Perkantoran di LKP Perguruan Tinggi Cerdas Kota Padang. Populasi sebanyak 30 orang dan sampel sebanyak 21 orang diambil 70% dari total populasi dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode tanya jawab termasuk dalam kategori buruk dan partisipasi peserta masih rendah. Hasil konsultasi r hitung menyimpulkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel, yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan metode tanya jawab dengan partisipasi siswa

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Putri, I. N. ., & Syuraini, S. (2021). Hubungan Antara Penggunaan Metode Tanya Jawab dengan Partisipasi Peserta Pelatihan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK). Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 320–326. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/951
Section
Articles

References

Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Astuti, A. (2009) Motivasi Berprestasi Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Kompetensi Guru

Pada Siswa Kelas XI dan XII Program RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf

Internasional) di SMA 1 Purworejo. Skripsi,43, 82:83.

Cahyati, P. (2016). Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Metode Tanya Jawab terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Sifat Bangun Ruang Sederhana pada Siswa Kelas IV di SDI Al-Firdaus Tahun Jaran 2014/2015. Ekonomi Akuntansi, 01(08), 1–13.

Fatimah, T. (2016). Peningkatan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Melalui Teknik Debat Aktif pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Jatitujuh Kabupaten Majalengka Jawa Barat. E-Journal Bimbingan Dan Konseling, 4(5), 32–41.

Ibrahim, R. & N. S. (2003). Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Ramadani, F., & Syuraini, S. (2018). Gambaran Kompetensi Profesional Tutor Menurut Warga Belajar pada Program Kesetaraan Paket B di PKBM Legusa Kabupaten Lima Puluh Kota. Spektrum: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS), 1(4), 423. https://doi.org/10.24036/spektrumpls.v1i4.101721

Rustam, & Kamaruzzaman. (2016). Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Proyeksi. Jurnal Penelitian Tindakan Bimbingan & Konseling, 2(2), 1–8.

Sari, P. N., Solfema, S., & Syuraini, S. (2019). The Difference Participant of Wirid Remaja in Wirid Remaja Activities Using and Not Using Powerpoint Media in Kelurahan Air Tawar Timur. SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS), 2(2), 168–175. https://doi.org/10.24036/spektrumpls.v2i2.9515.

Soetomo. (2005). Dasar-Dasar Interaksi Belajar Mengajar. Surabaya: Usaha Nasional.

Subana, & Sunarti. (2009). Strategi Belajar Mengajar, Bahasa Indonesia, Berbagai Pendekatan, Metode teknik dan Media Pengajaran. Bandung: Pustaka Setia.

Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Zainal, A., & Murtadlo, A. (2016). Kumpulan Metode Pembelajaran Kreatif dan Inovatif. Bandung: Sarana Tutorial Narani Sejahtera.