PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V TEMA 6 PANAS DAN PERPINDAHANNYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME

Authors

  • Amrah Amrah SD Negeri 7 Bengkalis Riau, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jptam.v3i1.234

Keywords:

Pendekatan konstruktivisme, Hasil Belajar Siswa

Abstract

Pembelajaran pada kurikulum 2013 lebih menekankan kreatifitas siswa dan kemampuan siswa mengkomunukasikan hasil pembelajaran dan pendapatnya untuk itu siswa dilatih dalam kelompok agar bekerja sama dalam pembelajaran agar dapat menerima masukan dari teman-temannya dalam belajar maupun menyampaikan pendapat dalam kelompoknya. Namun kenyataannya dalam belajar kelompok sering kali rendahnya partisipasi setiap anngota kelompok sehingga kelas menjadi tidak bersemangat dan membosankan. Untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar kelompok dilakukan PTK dengan menggunakan model Konstruktivisme. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 7 Bengkalis dengan jumlah siswa 24 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran IPA, hasil belajar siswa sudah meningkat. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil belajar aspek kognitif siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar 55,16% dan siklus II diperoleh ketuntasan hasil belajar 82,75%. Pada aspek afektif siklus I diperoleh rata-rata 72,39% dan siklus II diperoleh rata 82,79%. Pada aspek psikomotor siklus I diperoleh rata-rata 73,48% dan siklus II diperoleh rata-rata 82,79.

References

Abdullah Aly dan Eny Rahma. 2009. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: PT Bumi Aksara.
BSNP. 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP
Depdiknas. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Jakarta.
Depdiknas. 2006. Materi Pelatihan Terintegrasi Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Dikdasmen.
Ilham khaliq. 2007. Hakikat sains dan prinsip-prinsip sains. (
John. 2008. Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Bandung: Rosdakarya
Jonathan Sarwono. 2009. Perbedaan Dasar Antara Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Http : js. Unikom.ac.id/kualitatif/beda. Html (diakses 3 maret 2011).
Kunandar. 2008. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Kunandar. 2009. Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Kunandar. 2010. Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Made Wena. 2009. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Masnur Muslich. 2009. KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Kontekstual. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Miles Matthew B, dan Huberman A. Michael. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Mulyasa. 2005. Pembelajaran Sains (IPA) Berdasarkan. KBK. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. 2009. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muslichach Asy’ari. 2006. Penerapan Pendekatan Sains-Teknologi-Masyarakat dalam Pembelajaran Sains di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Depdiknas.
Nana Sudjana. 2009. Penilaiaan Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nono Sutarno. 2004. Materi dan Pembelajaran IPA SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Nurhadi. 2003. Pembelajaran Konstektual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.
Oemar Hamalik. 2008. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Paul Suparno. 1997. Filsafat Konstriktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Konisius.
Rusman. 2009. Manajemen Kurikulum. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Rochiati. 2007. Analisis Data Kualitatif. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Sadirman. 2009. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sardiman A.M. 2008. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Raja Gravindo Persada.
Suharsimi Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Suharsimi Arikunto. 2007. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Edisi Revisi. Jakarta: PT Rineka Cipta
Syaiful. 2003. Konsep dan makna pembelajaran. Bandung : Alfabeta.
Syaiful. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung. Alfabeta.
Syaiful Sagala. 2009. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: ALFABETA.
Susanto. 2007. Pengembangan KTSP dalam Perspektif.. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Balai pustaka
Usman Samatowa. 2006. Bagaimana Membelajarkan IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: depdiknas
Warna Dunia. 2009. Teori Pembelajaran Konstruktivisme. Tersedia dalam (http://Warna dunia.com/teori-pembelajaran-konstruktivisme/,diakses pada 5 Februari 2011)
Wina Sanjaya. 2002. Strategi Pembelajaran Berorientasi Proses Pendidikan. Jakarta :Bumi Aksara.
Wina Sanjaya . 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Predana Media Group.
Yosaphat Sumardi. 1997. Konsep Dasar IPA I. Jakarta: Universitas Terbuka

Downloads

Published

19-02-2019

How to Cite

Amrah, A. (2019). PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V TEMA 6 PANAS DAN PERPINDAHANNYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(1), 450–460. https://doi.org/10.31004/jptam.v3i1.234

Issue

Section

Articles of Research

Citation Check