PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAPAT MENINGKATKAN MINAT DAN KETERAMPILAN READING COMPREHENSION PESERTA DIDIK KELAS IXA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 3 KAMPAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019

Main Article Content

Rafnelli Syuhaimi

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatar belakangi oleh banyak siswa kelas IX khususnya IX A tidak berminat dalam mempelajari Bahasa Inggris pada keterampilan reading. Keterampilan reading dalam Bahasa Inggris ada 2 yaitu: reading aloud dan reading comprehension. Dari dua macam reading tersebut, reading comprehension merupakan bagian yang membosankan bagi peserta didik. Berdasarkan hal tersebut diatas, peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran Group Investigation untuk dapat meningkatkan minat dan keterampilan Reading Comprehension peserta didik kelas IX A di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Kampar tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus dan masing-masing siklus memiliki 2 pertemuan. Teknik analisis data menggunakan tehnik analisis deskriptif. Hasil penilitian menunjukan bahwa dengan model pembelajaran group investigation hasil keterampilan reading comprehension peserta didik meningkat. Ini terlihat dari hasil akhir pertemuan siklus 1 sebanyak 36,4% yang tuntas secara klasikal dan pada akhir pertemuan siklus 2 menjadi 77,3%. Dan minat peserta didik pada akhir pertemuan siklus 1 hanya 17,4% meningkat menjadi 57,6% pada akhir pertemuan siklus 2.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Syuhaimi, R. (2019). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAPAT MENINGKATKAN MINAT DAN KETERAMPILAN READING COMPREHENSION PESERTA DIDIK KELAS IXA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 3 KAMPAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(1), 549-560. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/244

References

A.M., Sardiman. 2001. Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja. Grafindo Persada
Daradjat, Zakiah, Dkk. 1995. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara
Depdikbud. 1990. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Depdiknas. 2003. Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas
Finocchiaro, Mary dan Michael Bonomo. 1973. The Foreign Language Learner: A Guide for Teacher. New York: Regants Publishing Company, inc
Hartoto, Tri. 2016. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (Gi) Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Sejarah. Jurnal HISTORIA Volume 4, Nomor 2, Tahun 2016, ISSN 2337-4713 (e-ISSN 2442-8728)
Huda, Miftahul. 2011. Cooperative Learning Metode, Teknik, Struktur dan Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Isjoni. 2009. Pembelajaran Kooperatif Meningkatkan kecerdasan komunikasi antar peserta didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Lado, Robert. 1976. Early Reading. Washington D.C: Georgetown University School of Languages and Linguistics.
Maimunah. 2005. Pembelajaran Volume Bola dengan Belajar Kooperatif Model GI pada Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.
Mansoer Pateda. 2001. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta
Pasaribu, IL dan Simanjuntak. 1983. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Tarsito
Poerwadarminta. 2007. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai. Pustaka
Putri, Rizky Ridlo Rahmanda. 2013. Penerapan Pembelajaran Model Gi (Group Investigation) Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas X Multimedia 2 Smk Nasional Malang.
Slameto. 1991. Belajar dan Faktor yang mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta
Tampubolon, Saur. M. 2014. Penelitian Tindakan Kelas: Sebagai Pengembangan Profesi pendidik Dan Keilmuan. Jakarta: Penerbit Erlangga
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung:Angkasa
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Membaca: Sebagai Suatu Ketrampilan Bahasa. Bandung. Angkasa
Winataputra, S. Udin. 2001. Model-Model Pembelajaran Inovatif. Jakarta: PAU-PPAI Universitas Terbuka