MENIGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG SOAL CERITA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE-A MATCH SISWA KELAS I

Main Article Content

Romaida Romaida

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yaitu rendahnya hasil belajar matematika tentang soal cerita. Dari hasil ulangan harian Siswa hanya terdapat 45% yang tuntas. Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya kurang cocoknya model/ metode pembelajaran yang digunakan dalam menyampaikan materi, metode yg digunakan guru masih Konvensional, penjelasan guru kurang jelas, guru kurang memberikan motivasi. Sehingga mengakibatkan kurangnya keaktifan siswa, kurangnya pemahaman siswa terhadap materi, kurang mampu menyelesaikan soal yang diberikan. Dampak dari gejala tersebut berakibat pada hasil belajar matematika siswa tentang soal cerita. Sehubungan dengan permasalahan di atas melalui penelitian penerapan model pembelajaran make-a match untuk perbaikan hasil pembelajaran matematika tentang soal cerita Siswa kelas I, merupakan cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Make-a match dapat meningkatkan motivasi, keaktifan serta hasil belajar matematika Siswa Kelas I SDN 35 Pematang Duku Kecamatan Bengkalis Tahun Pelajaran 2015/2016. Hal ini terbukti dari perolehan hasil belajar siswa yang meningkat. Pada awalnya (pra siklus) ketuntasan siswa hanya 45% (9 siswa) mejadi 100% (20 siswa) yang tuntas.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Romaida, R. (2019). MENIGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG SOAL CERITA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE-A MATCH SISWA KELAS I. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(1), 561-571. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/245

References

Dermawan, Deni. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset
Gimin, dkk. (2008). Modul Pendidikan dan Latihan Profesi Guru; Model-model Pembelajaran. Pekanbaru: Cendikia Insani.
Judith and Gary. (2009). Pedoman Praktis Tugas-tugas Matematika dengan Aplikasi kehidupan nyata sehari-hari untuk SD. Jakarta Barat: PT Indeks
Kusumah, Wijaya. (2012). Megenal Penelitian Tindakan Kelas Edisi Dua. Jakarta Barat: PT Indeks
Suciati. (2010). Belajar dan pembelajaran 2.Jakarta: Universitas Terbuka.
Sujitno dkk. (2007). Pembelajaran Terpadu Tematik untuk Sekolah Dasar/ MI Kelas I. Denpasar: Penerbit Bilas Utama.
Internet:
Abdan. Syakuro. (2014). Pemelajaran matematika di sekolah dasar. Diunduh Desember 2014, dari www.abdan-syakuro.com.
Cianda. (2013). Pengertian Model Pembelajaran Make- a match. Diunduh 10 Februari 2013, dari coretanpenacianda. wordpres.com
Educations,Wbungs. (2012). Model Pembelajaran Make-a match. Diambil 15 Juli 2012, dari Wbungs.blogspot.com
.Haryanto. (2011). Pengertian Model Pembelajaran. Diunduh17 Desember 2011, dari Belajar Psikologi.com
Jejec. (2013). Karakteristik Siswa SD. Diunduh 23 April 2013, dari jejecmsbhnajar. wordpress.com
Match. (2013). Karakteristik Matematika Sekolah Dasar (SD). Diunduh 6 Januari 2013 dari Match-edu. Blogspot.com
Siana. (2015). Pengertian Pendidikan. Diunduh Maret 2015, dari www.artikelsiana.com