Penerapan Pembelajaran Inkuiri-STAD untuk Meningkatkan Sains dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI

Main Article Content

Ermi Hayati

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains peserta didik serta beberapa peserta didik kelas XI MIA 5 hasil belajarnya belum mencapai KKM yaitu 70. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran STAD yang dilaksanakan dalam bentuk 2 siklus yang terdiri dari 6 kali pertemuan. Tempat penelitian dilaksanakan di MAN 2 Model Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi jaringan hewan pelajaran biologi. Penerapan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar biologi peserta didik kelas XI MIA 5 MAN 2 Model Pekanbaru tahun ajaran 2018/2019. Rata-rata keterampilan proses sains peserta didik meningkat pada siklus I yaitu 84. 49 % (B+) dan meningkat menjadi 92,02% (A-) pada siklus II Rata-rata daya serap peserta didik pada siklus I yaitu 84. 49 % (B+) dan meningkat menjadi 91,66 % (A-) pada siklus II, ketuntasan belajar siklus I yaitu 83,00 % (B+) dan meningkat menjadi 97,00 % (A-) pada siklus II. Rata-rata sikap ilmiah peserta didik pada siklus I yaitu 81,29 % (Baik) dan meningkat menjadi 88,93 % (Sangat Baik) pada siklus II 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hayati, E. (2020). Penerapan Pembelajaran Inkuiri-STAD untuk Meningkatkan Sains dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 947-958. https://doi.org/10.31004/jptam.v4i2.554
Section
Articles

References

Hamdani. 2011. Strategi Pembelajaran. CV Pustaka Setia. Bandung
Kemendikbud. 2014. Permendikbud Nomor 104 Tahun 2014: Penilaian hasil belajar oleh pendidik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Jakarta
Hewi, L., & Asnawati, L. (2020). Strategi Pendidik Anak Usia Dini Era Covid-19 dalam Menumbuhkan Kemampuan Berfikir Logis. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 158-167. doi:http://dx.doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.530
Maiza, Z., & Nurhafizah, N. (2019). Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 356-465. doi:http://dx.doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.196
Nugroho Hartono. 2009. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berorientasi Keterampilan Proses. Jurnal Pendidikan Indonesia, Juli 2009. Jakarta
Nuryani Y. Rustaman. 2005. Strategi Pembelajaran Biologi. UM PRESS. Malang
Slavin. 2009. Cooperative Learning (Teori, Riset dan Praktek). Nusamedia. Bandung
Yager dan Ackay. 2010. The Advantages of an Inquiry Approach for Science Instruction in Middle Grades. Journal of School Science and mathematic110 (1).
Kemendikbud. 2012. Dokumen Kurikulum 2013. http:// kangmartho. com/. (diakses 20 September 2018)