Urgensi Mozaik terhadap Perkembangan Kreativitas Anak

Main Article Content

Adelia Lestia Ningsih
Rakimahwati Rakimahwati

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui urgensi mozaik terhadap perkembangan kreativitas anak usia dini. Perkembangan kreativitas anak usia 4-6 tahun disebut tahap inisiatif, pada tahap ini anak mengembangkan rasa ingin tahu, berinisiatif, berimajinasi dan berfantasi, tetapi masih banyak  kreativitas anak yang belum berkembang secara optimal.  Masa kanak-kanak merupakan saat yang tepat untuk mengembangkan kreativitas anak salah satunya dengan kegiatan mozaik. Kreativitas adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang  dalam mengekpresikan ide-ide dan imajinasinya dalam bentuk karya yang berbeda dengan yang telah ada sebelumnya. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi literatur. Teknik pengumpulan data dengan menelaah sumber primer berupa buku referensi dan jurnal yang relevan dengan masalah penelitian. Setelah mendapat data yang diperlukan maka dilanjutkan dengan menganalisis data. Analisis dilakukan dengan menghubungkan antara masalah dengan konsep teori yang relevan. Hasil penelitian ini yaitu kegiatan ini dapat memberikan kesempatan bagi anak untuk menciptakan karyanya sendiri dan mendorong anak untuk melakukan kegiatan dengan lebih baik dalam mengembangkan  kreativitas anak secara optimal

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ningsih, A. L. ., & Rakimahwati, R. (2020). Urgensi Mozaik terhadap Perkembangan Kreativitas Anak . Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1101-1110. https://doi.org/10.31004/jptam.v4i2.573
Section
Articles

References

Abidin, Zainal.(2014). Aneka Kreasi Cangkang Telur. Jakarta: Rineka Cipta

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Ariyanti. (2016). Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Bagi Tumbuh Kembang Anak. Jurnal Dinamika Pendidikan Dasar Voulme 8 No 1.

Astuti, F. (2013). Menggali dan Mengembangkan Potensi Kreativitas Seni pada Anak Usia Dini. Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni, 14(1).

Dewi, N. W. R., Raga, G., & Magta, M. (2014). Penerapan Teknik Mozaik Berbantuan Media Bahan Alam Untuk Meningkatkan Kreativitas Melukis Anak Kelompok B Semester Ii Tahun Pelajaran 2013/2014 Di Tk Dwi Jaya Marga Tabanan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 2(1).

Fakhriyani, D. V. 2016. Pengembangan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pemikiran Penelitian Pendidikan dan Sains. 4 (2): 193-200

Fauziddin, M. (2018). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus melalui Teknik Mozaik pada Anak Kelompok B di TK Perdana Bangkinang Kota. Journal of Studies in Early Childhood Education (J-SECE), 1(1), 1-12.

Harahap, Nursapia. (2014). Penelitian Kepustakaan. Jurnal Iqra’ Volume 08 Nomor 01 2014.

Hasnawati, H & Anggraini, D. (2016). Mozaik Sebagai Sarana Pengembangan Kreativitas Anak dalam Pembelajaran Seni Rupamenggunakan Metode Pembinaan Kreativitas dan Keterampilan. Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(2), 226-235.

Indraswari, L. (2012). Peningkatan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalaui Kegiatan Mozaik Di Taman Kanak-Kanak Pembina Agam. Jurnal Pesona PAUD, 1(1), 1-13.

Istiqomah, L. (2017). Pengaruh Kegiatan Mozaik Terhadap Kemampuan Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Kelompok B Di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Surabaya. PAUD Teratai, 6(3).

Junifert Tandoek, E. D. H. E. L. T. R. U. K. D. I. S. (2020). Permainan Mozaik Bahan Alam Terhadap Peningkatan Keterampilan Menggambar Binatang Bagi Anak Autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 15(1).

Kartini, K., & Sujarwo, S. (2014). Penggunaan media pembelajaran plastisin untuk meningkatkan kreativitas anak usia. JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat), 1(2), 199-208.

Kharizmi, M., & Hanum, K. (2019). Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Tekhnik Mozaik Pada Kelompok A (4-5 Tahun) Di Tk Tunas Harapan Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Pendidikan Dasar (JUPENDAS), 6(2).

Khasanah, Iis. 2017. “Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia 3-4 Tahun Melalui Permainan Kubus Angka : Jurnal Islamic Early Childhood Education Volume 2 Nomor 1 Juni 2017 (hlm. 80)

Lisnawati, Yesi. (2015). Konsep Khalifah dalam Al-quran dan Implikasinya terhadap Tujuan Pendidikan Islam. Skripsi. Diterbikan. Universitas Pendidkan Indonesia

Maulana, I., & Mayar, F. (2019). Pengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Di Era Revolusi 4.0. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(3), 1141-1149.

Mayar, F., Husin, S. H., & Sari, K. (2019). Peningkatan Kemampuan Kreatifitas Anak Melalui Kegiatan Menggambar Bebas Setiap Hari Di Taman Kanak-Kanak Darussalam Gadut. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(6), 1365-1373.

Mayar, F., Roza, D., & Delfia, E. 2019. Urgensi Profesionalisme Guru Paud dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai. 3 (5): 1113-1119

Muharrar, S., & Sri, Verayanti. (2013). Kreasi Kolase, Montase, Mozaik sederhana. Semarang: Erlangga.

Mutiah, Diana. (2010). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ningtyas, A. R. (2014). Karakter anak usia dini yang tinggal di daerah pesisir pantai. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 8(2), 207-218.

Nopriansyah, U. (2018). Mengembangkan Kreatifitas Anak Melalui Permainan Warna Dengan Media Benang. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 16-35.

Nuryana, Arief. 2019. Pengantar Metode Penelitian Kepala Suatu Pengertian Yang Mendalam Mengenai Konsep Fenomenolog. Ensains. Vol 2 Nomor. 1 Januari 2019.

Priyanto, A. (2014). pengembangan kreativitas pada anak usia dini melalui Aktivitas bermain. Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif, (2).

Putro, K. Z. (2016). Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Bermain. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama, 16(1), 19-27.

Rachmawati, Yeni dan Euis Kurniati. (2010). Strategi Pemngembangan Kreativitas Pada Anak Usia Taman Kanak-Kanak. Jakarta : Kencana

Rahayu, I., & Mayar, F. (2019). Pengaruh Tanah Liat Terhadap Kreativitas Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 29 Tanjung Aur Padang. Al-Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education, 3(1), 32-40.

Rakimahwati. 2017. Interactive Game Influences Based on Inquiry Learning Model Towards the Ability of Reading in Kindergarden in Padang. In International Conference of Early Childhood Education (ICECE 2017). Atlantis Press

Ridwan, W. O. D., Sugianto, B., & Gadafi, M. (2019). Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Menempel Dengan Menggunakan Kulit Telur. Jurnal Riset Golden Age Paud Uho, 2(3), 235-242.

Rosalia, L., & Ratulangi, R. (2019). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Membuat Mozaik Menggunakan Bahan Biji-Bijian. Jurnal Riset Golden Age Paud Uho, 2(1), 22-29.

Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Sit, Masganti dkk. (2016). Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Medan: Perdana Mulya Sarana

Sitepu, J. M., & Janita, S. R. (2017). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Mozaik di Raudhatul Athfal Nurul Huda Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam, 8(2).

Supriyenti, A. (2013). Meningkatkan Kreativitas Seni Rupa Anak Melalui Kegiatan Mencetak dengan Bahan Alam di Paud Aisyiyah Lansano Pesisir Selatan. SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS), 1(2).

Suryana, Dadan. (2013). Pendidikan Anak Usia Dini. Padang: UNP Press.

Vatmawati, D., & Kristanto, M. (2015). Upaya Meningkatkan Kreativitas Seni Rupa Anak Melalui Teknik Mozaik Pada Kelompok B Tk Muslimat Nu Tlogosari Semarang Tahun Ajaran 2015/2016. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2 Oktober).

Wahyudi, I. N., & Nurjaman, I. (2018). Pengaruh Kegiatan Mozaik Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-6 Tahun. Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 12-25.

Wulandari, A., & Mas’udah, M. U. (2016). Peningkatan Kemampuan Mengenal Warna Melalui Kegiatan Mozaik Untuk Anak Usia 3–4 Tahun. PAUD Teratai, 5(1).

Zed, Mestika. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.