Model Kooperatif Tipe Make A Match dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar

Main Article Content

Melchano Topandra
Hamimah Hamimah

Abstract

Pada saat ini pembelajaran dilapangan terlihat guru masih belum mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif, membuat peserta didik menjadi aktif, dan menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan. Hal inilah yang membuat peserta didik menjadi bosan dalam proses pembelajaran. Maka perlu diadakan perbaikan pada pelaksanaan pembelajaran demi hasil belajar peserta didik yang meningkat serta mengoptimalkan segala kemampuan siswa sebagaimana yang diharapkan pada kurikulum 2013. Salah satu cara yang tepat dan sesuai dengan kurikulum 2013 ialah dengan menggunakan model Kooperatif tipe Make a Match dalam  pembelajaran tematik terpadu. Keberhasilan penggunaan model kooperatif tipe Make a Match ini telah terbukti dari lima sumber jurnal yang telah pernah melakukan penelitian dengan model kooperatif tipe Make a Match ini di Sekolah dasar. Berdasarkan hasil penelitian yang terdiri dari dua siklus, presentase ketuntasan siswa yang mulanya dibawah 80% dan setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match presentase ketuntasan siswa mampu menyentuh angka 90% dalam pembelajaran tematik terpadu

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Topandra, M. ., & Hamimah, H. (2020). Model Kooperatif Tipe Make A Match dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1256-1268. https://doi.org/10.31004/jptam.v4i2.592
Section
Articles

References

Ahmadi, Iif Khoiru dan Sofan Amri. 2014. Pengembangan Dan Model Pembelajaran Tematik Integratif. Jakarta : Prestasi Pustaka

Aliputri, D. H. (2018). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 2(1A), 70–77. https://doi.org/10.21067/jbpd.v2i1a.2351

Astika, N., & Nyoman, N. A. (2012). Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Terhadap Hasil Belajar Siswa. Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA Dan Pendidikan IPA, 1(1), 110–117.

Berlian, Z., Aini, K., & Hikmah, S. N. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi Di Smp Negeri 10 Palembang. Bioilmi: Jurnal Pendidikan, 3(1), 13–17. https://doi.org/10.19109/bioilmi.v3i1.1335

Iasha, V. (2018). Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Pendekatan Scientific di Sekolah Dasar. AR-RIAYAH?: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 17. https://doi.org/10.29240/jpd.v2i1.428

Ikhsan Komara Nur dan Hadi, S. (2018). Implementasi Pengembangan Kurikulum 2013. Ilmiah Edukasi, 6(1), 193–202. Retrieved from https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/edukasi/article/view/1682/1358

Kasmad, K. (2015). Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Tematik Terpadu Melalui Kegiatan in House Training (Iht) Bagi Guru Kelas I Sd. Jurnal Konseling Gusjigang, 1(2). https://doi.org/10.24176/jkg.v1i2.405

Kurniasari, E., Koeswanti, H. D., & Radia, E. H. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Make A Match Berbantuan Media Konkret Kelas 4 SD. JTAM | Jurnal Teori Dan Aplikasi Matematika, 3(1), 40. https://doi.org/10.31764/jtam.v3i1.761

Maisaroh, -, & Rostrieningsih, -. (2012). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Active Learning Tipe Quiz Team Pada Mata Pelajaran Keterampilan Dasar Komunikasi Di SMK Negeri 1 Bogor. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 7(2), 157–172. https://doi.org/10.21831/jep.v7i2.571

Mariani, M. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Make a Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Tentang Pembagian Pada Siswa Kelas Ii Sd Muhammadiyah 4 Batu. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 3(2), 599. https://doi.org/10.22219/jinop.v3i2.5306

Marjan, J., Arnyana, M., & Setiawan, M. (2014). Pengaruh Pembelajaran Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Biologi Dan Keterampilan Proses Sains Siswa MA. Mu Allimat NW Pancor Selong Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran IPA Indonesia, 4(1).

Masdiana, Budiarsa, I. M., & Arung, H. (2013). Penerapan Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Pada Lingkungan Siswa Kelas I SDN 018 Letawa Kecamatan Sarjo Kabupaten Mamuju Utara. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 3(2), 190–204.

Maula, M., & Rustopo, R. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Iv Sd. Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar), 2(2), 36–41. https://doi.org/10.26877/malihpeddas.v2i2.500

Mikran, M., Pasaribu, M., & Darmadi, I. W. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Make A Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIIA SMP Negeri 1 Tomini pada Konsep Gerak. JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online), 2(2), 9. https://doi.org/10.22487/j25805924.2014.v2.i2.2781

Mulyadin, M. (2016). Implementasi kebijakan pembelajaran tematik terpadu Kurikulum 2013 di SDN Kauman 1 Malang dan SD Muhammadiyah 1 Malang. Jurnal Edutama, 3(2), 31–48. Retrieved from http://ejurnal.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/JPE/article/view/35/35

Purnamawati, S. (2020). Peningkatan Hasil Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Make A Match di Kelas V, 4(2014), 789–797.

Putri, A. E. (2019). Evaluasi Program Bimbingan Dan Konseling: Sebuah Studi Pustaka. JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), 4(2), 39. https://doi.org/10.26737/jbki.v4i2.890

Putri, A., & Taufina. (2020). Jurnal basicedu. Jurnal Basicedu, 3(2), 524–532. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i4.445

Ramanda, R., Akbar, Z., & Wirasti, R. A. M. K. (2019). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori Body Image Bagi Perkembangan Remaja. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(2), 121. https://doi.org/10.22373/je.v5i2.5019

Rijal, S., & Bachtiar, S. (2015). Hubungan antara Sikap, Kemandirian Belajar, dan Gaya Belajar dengan Hasil Belajar Kognitif Siswa. Jurnal Bioedukatika, 3(2), 15. https://doi.org/10.26555/bioedukatika.v3i2.4149

Riyanto, S., Subagyo, H., Marlina, E., Yaniasih, Y., & Triasih, H. (2019). Bagaimana Menghubungkan Publikasi Ilmiah Dengan Data Penelitian? Baca: Jurnal Dokumentasi Dan Informasi, 40(1), 41. https://doi.org/10.14203/j.baca.v40i1.485

Sari, M., & Asmendri. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA Dan Pendidikan IPA, 6(1), 41–53. Retrieved from https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/naturalscience/article/view/1555/1159

Supriyadi, S. (2017). Community of Practitioners: Solusi Alternatif Berbagi Pengetahuan antar Pustakawan. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi Dan Kearsipan, 2(2), 83. https://doi.org/10.14710/lenpust.v2i2.13476

Sutrisno, V. L. P., & Siswanto, B. T. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Praktik Kelistrikan Otomotif Smk Di Kota Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Vokasi, 6(1), 111. https://doi.org/10.21831/jpv.v6i1.8118

Syaifuddin, M. (2017). Implementasi Pembelajaran Tematik di Kelas 2 SD Negeri Demangan Yogyakarta. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 2(2), 139. https://doi.org/10.24042/tadris.v2i2.2142

Tarigan, D. (2014). Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Make A Match Pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas V SDN 050687 Sawit Seberang. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 5(1), 56–62. https://doi.org/10.15294/kreano.v5i1.3278

Wulandari, B., & Surjono, H. D. (2013). Pengaruh problem-based learning terhadap hasil belajar ditinjau dari motivasi belajar PLC di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 3(2), 178–191. https://doi.org/10.21831/jpv.v3i2.1600

Yarsina, F. (2016). Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Menggunakan Model Bamboo Dancing Di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran SD, 1, 1–15.