Pendekatan VCT (Value Clarification Technique) dalam Pendidikan Karakter di Indonesia

Main Article Content

Milotul Muhammad
Reinita Reinita

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu proses dalam menanamkan suatu nilai-nlai spiritual,  karakter, melalui penambahan ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh pendidik di sekolah, dalam penerapannya pendidikan karakter tersebut bisa terbentuk dari lingkungan keluarga, hubungan sesama teman, dan lain sebagainya. Masalah pendidikan di Indonesia sangatlah kompleks karena di semua aspeknya terdapat banyak persoalan-persoalan yang perlu ditangani. Penurunan nilai karakter dalam dunia pendidikan Indonesia sangatlah memperihatinkan. Hal ini bisa dilihat dari maraknya kasus korupsi, kekerasan terhadap anak, tawuran antar pelajar, kasus Bullying, semua itu merupakan bukti bahwa pendidikan karakter  masih belum terlaksana secara maksimal. Untuk itu pendidikan karakter merupakan kunci utama  untuk membangun karakter bangsa sedari dini sehingga dapat berperan aktif didalam masyarakat. Demi meningkatkan nilai karakter melalui pendidikan tersebut maka diperlukan model pembelajaran. Pendekatan klarifikasi nilai sangatlah cocok digunakan dalam menanamkan suatu nilai pada peserta didik. Pendekatan VCT (Value Clarification Technique) merupakan pendekatan klarifikasi nilai sebagai upaya yang dilakukan pendidik untuk meningkatkan nilai afektif (sikap) pada peserta didik selama pembelajaran. Teknik pengajaran dalam pendekatan ini dapat membantu  peserta didik mencari dan menentukan suatu nilai baik yang ada pada dirinya menghadapi melalui proses analisis nilai yang sebelumnya telah ada dan tertanam pada diri peserta didik. Studi kepustakaan merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Muhammad, M. ., & Reinita, R. (2020). Pendekatan VCT (Value Clarification Technique) dalam Pendidikan Karakter di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1480-1493. https://doi.org/10.31004/jptam.v4i2.614
Section
Articles

References

Ade, Sanjaya. 2011. Model-model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Adisusilo, S. (2014). pembelajaran nilai-nilai karakter. jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Agung, I. (2017). PERAN FASILITATOR GURU DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK). Perspektif Ilmu Pendidikan. https://doi.org/10.21009/pip.312.6

Agustin, N., & Hamid, S. I. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran VCT Terhadap Penalaran Moral Siswa dalam Pembelajaran PKn. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 2(1), 59–74. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/255613-pengaruh-model-pembelajaran-vct-terhadap-ec2e7b3b.pdf

Ahmad Kosasih Djahiri. (1985). Dasar-dasar Umum Metodologi dan Pelajaran Nilai dan Moral PVCT. Purwakarta: IKIP.

Asri, M. (2017). Dinamika Kurikulum Di Indonesia. Modelling: Jurnal Program Studi PGMI, 4(2), 192–202.

Aziz, A. (2018). IMPLEMENTASI PENDEKATAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE ( VCT ) PADA PEMBELAJARAN PKn DI SEKILAH DASAR. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan (JPK), 3(2), 37–47. https://doi.org/http://dx.doi.org/10. 24269/jpk.v3.n2.201 8.pp37-47

Dyanasta, R. (2015). Keefektifan Metode Klarifikasi Nilai untuk Meningkatkan Kesadaran Nilai Tanggung Jawab Akademik pada Siswa. PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 4(2), 136. https://doi.org/10.12928/psikopedagogia.v4i2.4475

Habsy, B. A. (2017). Seni Memehami Penelitian Kuliatatif Dalam Bimbingan Dan Konseling?: Studi Literatur. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 90. https://doi.org/10.31100/jurkam.v1i2.56

Harahap, A. (2018). IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III SDIT DARUL HASAN PADANGSIDIMPUAN Oleh:, 1(1), 18–36.

Hartono. (2014). Pendidikan karakter dalam kurikulum. Jnana Budaya.

Irawana, T. J., & Desyandri, D. (2019). SENI MUSIK SERTA HUBUNGAN PENGGUNAAN PENDIDIKAN SENI MUSIK UNTUK MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR. EDUKATIF?: JURNAL ILMU PENDIDIKAN. https://doi.org/10.31004/edukatif.v1i3.47

Khasanah, R., & Suharno. (2017). PENGARUH PENERAPAN METODE VCT ( VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE ) TERHADAP PENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR PKn. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 14(1), 56–65.

Majid, A. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Kusuma, Dharma. 2011, Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Masalah, A. L. B. (2013). Agus Mulyana, 2013 Konsep Pendidikan Isl?m Menurut ? asan Al- Bann? (Studi Literatur Pemikiran ? asan Al- Bann? tentang Pendidikan Isl?m dalam Buku Risalah Pergerakan Ikhw?nul Muslim?n) Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.

Nasia, S., Saneba, B., Program, M., & Dalam, G. (n.d.). Meningkatkan Kerjasama Siswa Pada Pembelajaran PKn Melalui Value Clarification Technique ( VCT ) di Kelas IV GKLB Sabang. 2(3), 63–77.

Nasrun, N., Faisal, F., & Feriyansyah, F. (2018). Pendampingan Model Pembelajaran Inovatif Di Sekolah Dasar Kecamatan Medan Selayang Kota Medan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 24(2), 671. https://doi.org/10.24114/jpkm.v24i2.10359

Nurasiah, S. (2019). Meningkatkan Sikap Sosial Melalui Penerapan Model Pembelajaran Value Clarification Technique. Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education, 2(1), 84–92. https://doi.org/10.15575/al-aulad.v2i1.4435

Nurmalia, L., & Setiyaningsih, D. (2019). Peningkatkan karakter murid melalui vct pada mata pelajaran ipa kelas iv sdn cengkareng timur 21 jakarta barat 1, 2). Semnasfip, 52–60.

Permatasari, I. A. (2019). Implementasi Program Sekolah Rujukan Melalui Kegiatan Membatik Dalam Perspektif Sekolah Efektif. Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan, 2(2), 142. https://doi.org/10.26740/jdmp.v2n2.p142-164

Pkn, P., & Sekolah, D. I. (2019). [1] , [2] [1] [2]. 8.

Pratiwi, Y.E. (2017). Pengembangan Civic Disposition dengan Model Pembelajaran VCT Berbasis Couple Team. Jurnal Prosiding Konferensi Nasional Kewarganegaraan III. (tahun 2017), 255-262.

Reinita, D. (2017). The Improvement Application Value of Cultural Character Nation to Students in Civil Learning with Value Clarification Technique Approach List Model in Class IV B SDN 16 Tarok Dipo Bukittinggi. 118, 570–577. https://doi.org/10.2991/icset-17.2017.95

Rodiyana, R. (2018). PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) UNTUK MENINGKATKAN SIKAP DEMOKRATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Cakrawala Pendas. https://doi.org/10.31949/jcp.v5i1.1140

Setiadi, H. (2016). Pelaksanaan penilaian pada Kurikulum 2013. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan. https://doi.org/10.21831/pep.v20i2.7173

Suprihatiningrum, Jamil.2013. Strategi Pembelajaran Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA.

Akhmad, sudrajat. (2010). Definisi Pendidikan Menurut UU SISDIKNAS No 20 Tahun 2003.Aksara.

Ramdhani, M. (2014). Lingkungan Pendidikan dalam Implementasi Pendidikan Karakter. Journal of Industrial Relations, 08(01), 28–37. https://doi.org/10.1177/002218568402600108

Suharnoko, F., & Firmansyah, G. (2018). Pengembangan Model Pembelajaran Melompat Melalui Permainan Lompat Cermin untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal SPORTIF?: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 4(2), 145. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v4i2.12169

Sunata, Y., Hakim, R., Fahrudin, F., & Mayar, F. (2019). PENGGUNAAN STRATEGI GROUP RESUME UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Basicedu. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i1.286

Syaifudin, A. (2017). Pengaruh Kepribadian, Lingkungan Keluarga Dan Pendidikan Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Akuntansi. Profita Edisi 8 Tahun 2017.

Taniredja, tukiran. (2015). Model-model pembelajaran inovatif dan efektif. Bandung: Alfabeta.

Wahyu, -. (2013). MASALAH DAN USAHA MEMBANGUN KARAKTER BANGSA. KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE. https://doi.org/10.15294/komunitas.v3i2.2310

Wardani, K. (2010). Peran Guru Dalam Pendidikan Karakter Ki Hadjar Dewantara. Proceedings of The 4rd International Confrence on Teacher Education; Join Confrence UPI & UPSI.