Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Discovery Learning di Kelas V SDN 05/ III Hiang Tinggi

Main Article Content

Fadilah Wulan Dari
Syafri Ahmad

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan pada pembelajaran tematik terpadu adalah model discovery learning. Proses pembelajaran yang menggunakan model discovery learning diharapkan dapat membuat siswa memperoleh hasil belajar yang baik. Model discovery learning merupakan model pembelajaran yang mana siswa menemukan sendiri konsep atau materi yang dipelajari dan guru tidak memberitahu siswa secara utuh konsep atau materi yang dipelajari. Penelitian ini dilaksanakan pada semester I tahun ajaran 2020/2021, dikelas V SDN 05/ III Hiang Tinggi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dengan dua siklus. Siklus I dilakukan dengan 2 kali pertemuan dan siklus II dilakukan 1 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada RPP siklus I 77,75% (C), siklus II 94,4% (SB). Pada pelaksanaan pembelajaran aktivitas guru siklus I 79,15% (C), siklus II meningkat menjadi 96,8% (SB) dan aktivitas siswa siklus I 79,15% (C), siklus II meningkat menjadi 96,8% (SB). Hasil belajar siswa siklus I 69,95 (B-),  siklus II meningkat menjadi 87,75 (A). Dengan demikian model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V SDN 05/ III Hiang Tinggi

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Dari, F. W. ., & Ahmad, S. . (2020). Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Discovery Learning di Kelas V SDN 05/ III Hiang Tinggi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 1856-1863. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/658
Section
Articles

References

Ahmadi, I. K., & Amri, S. (2014). Pengembangan & Model Pembelajaran Tematik Integratif. Jakarta: PT. Prestasi Pustakarya.

Amiga, H., Ahmad, S, & Desyandri. (2018). Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Melakukan Operasi Hitung Campuran Di Kelas IV SD. e-Journal Pembelajaran Inovasi, Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(2).

Astuti, M. S. (2015). Peningkatan Keterampilan Bertanya dan Hasil Belajar Siswa Kelas 2 SDN Slungkep 03 Menggunakan Model Discovery Learning. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(1), 10-23.

Aunurrahman. (2014). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Dirman, & Juarsih, C. (2014). Pengembangan Kurikulum. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Kemendikbud. (2014). Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013.Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Kurniawan, D. (2014). Pembelajaran Terpadu Tematik (Teori, Praktik, dam Penilaian). Bandung: Alfabeta.

Majid, A. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muslich, M. (2012). Melaksanakan PTK Itu Mudah (Classroom Action Research) Pedoman Praktis bagi Guru Profesional. Jakarta: Bumi Aksara.

Ngalimun., Fauzani, M., & Salabi, A. (2015). Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Setiani, R., Koeswanti, H. D., & Radia, E. H. (2019). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Tema 6 Dengan Model Discovery Learning Pada Siswa Kelas IV Sd Negeri Cebongan 02 Salatiga. Jurnal Tematik, 9(1), 46-53.

Setianingrum, S., & Wardani, N. (2018). Upaya Peningkatan Hasil Belajar Tematik Melalui Discovery Learning Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2).

Setyowati, E., Kristin, F., & Anugraheni, I. (2018). Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas 5 SD Negeri Mangunsari 07. Jurnal Sains Dan Teknologi, 1(1), 76–81.

Susanti, A.S., Harjono, N., & Airlanda, G. S. (2018). Perbaikan Proses dan Hasil Belajar Muatan IPA Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning (DL) pada Sswa Kelas IV SD. Jurnal Mitra Pendidikan, 2(7), 670-682.

Widiasworo, E. (2017). Strategi & Metode Mengajar Siswa di Luar Kelas (Outdoor Learning) Secara Aktif, Kreatif, Inspiratif, & Komunikatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.