Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar

Main Article Content

Isra Finoriya
Desyandri Desyandri

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakakngi oleh kurang optimalnya pembelajaran tematik terpadu yang mengakibatkan peserta didik kurang memahami materi sehingga berdampak terhadap hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu Menggunakan Model Project Based Learning (Pjbl) di Kelas V SD Negeri 04 Sariak Laweh Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian yaitu PTK dengan pendekatan kualitatif dan kuantitataif. Data penelitian berupa hasil pengamatan tes dan non tes. Penelitian dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian yaitu guru dan peserta didik di kelas V. Hasil penelitian menunjukan pada RPP siklus I rata-rata 87,42% (B), meningkat pada siklus II menjadi 95,8% (SB). Pelaksanaan pembelajaran aspek guru siklus I rata-rata 91,42% (SB), meningkat pada siklus II 98,6%. Aspek peserta didik siklus I rata-rata 88,37% (B), meningkat pada siklus II menjadi 94,4% (SB). Hasil belajar pada siklus I diperoleh rata-rata 75,85 (C), dan meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 91 (SB).

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Finoriya, I. ., & Desyandri, D. (2020). Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 2578–2584. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/745
Section
Articles

References

Adetya, O., & Desyandri, D. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu Menggunakan Model P roblem Based Learning ( PBL ) di Sekolah Dasar Improvement of Integrated Thematic Learning Outcomes Using The Problem Based Learning ( Pbl ) Model in Elementary School. 7.

Al-Tabany, & Ibnu Badar, T. (2014). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, dan Kontekstual (Konsep, Landasan dan Implementasinya pada Kurikulum 2013, Kurikulum Tematik Integratif). Jakarta: Prenamedia Group.

Desyandri. (2013). Peran Seni Musik Dalam Pendidikan Multikutural Dalam Pendidikan Multikutural Oleh: XIII(1), 40–46.

Desyandri, D., & Maulani, P. (2019). Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Seni Musik Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 3(2), 58. https://doi.org/10.24036/jippsd.v3i2.107576

Eliza Nola, D. P., & Desyanri. (2019). PENGGUNAAN MEDIA LAGU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 222–232. Retrieved from https://edukatif.org/index.php/edukatif/index

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Majid, A. (2014a). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2014). Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Pendidikan, M., Kebudayaan, D. A. N., & Indonesia, R. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah Dengan. , 2011 § (2014).

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suranti, N. M. Y., Gunawan, G., & Sahidu, H. (2017). Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Media Virtual Terhadap Penguasaan Konsep Peserta didik pada Materi Alat-alat Optik. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 2(2), 73. https://doi.org/10.29303/jpft.v2i2.292