Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Discovery Learning pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar

Main Article Content

Salli Silvani
Yunisrul Yunisrul

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model Discovery Learning di kelas V SD Negeri 09 Gumarang. Pembelajaran tematik terpadu adalah pembelajaran yang menggunakan tema sebagai fokus utama. Pembelajaran tematik mengupayakan agar peserta didik dapat mengenali konsep-konsep secara lebih jelas dan melibatkan peserta didik secara lebih aktif sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas sebagai observer, peneliti sebagai praktisi, dan 21 orang peserta didik kelas V SD Negeri 09 Gumarang. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Persentase penilaian RPP mengalami peningkatan dari 81,25% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II. (2) Pada aspek guru meningkat dari 80% pada siklus I menjadi 92,5% pada siklus II. (3) Pada aspek peserta didik meningkat dari 75,75% pada siklus I menjadi 92,5% pada siklus II.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Silvani, S. ., & Yunisrul, Y. (2020). Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Discovery Learning pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar . Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 2890–2897. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/788
Section
Articles

References

Adriantoni & Syafrudin. (2016). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT Raja grafindo Persada.

Arikunto, Suharsimi dkk. (2014). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara

Basrowi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Desyandri, D., & Vernanda. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Terpadu Di Kelas V Sekolah Dasar Menggunakan Identifikasi Masalah. InSeminar Nasional HDPGSDI Wilayah 4 (pp. 163–174).

Erwin, Widiasworo. (2017). Strategi dan Metode Mengajar Peserta didik di Luar Kelas (Outdoor Learning) Secara Aktif, Kreatif, Inspiratif, dan Komunikatif. Yogyakarta:Ar-Ruzz Media

Faisal. (2014). Sukses Mengawal Kurikulum 2013 di SD (Teori dan Aplikasi). Yogyakarta: Diandra Creative

Fitria, Nurhaidah, & Elly. (2018). Pelaksanaan model pembelajaran discovery learning berdasarkan kurikulum 2013 dalam proses belajar mengajar di SDN 56 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah PGSD (Vol 3 No 1), 31-36.

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik Dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor:Ghalia Indonesia

Istarani. (2014). 58 Model Pembelajaran Inovatif. Medan : Media Persada

Kemendikbud. (2014). Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2014 SD Kelas I. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kunandar.(2014). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Majid, Abdul. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT remaja Rosdakarya Offset.

Mulyasa. (2015). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rusman. (2015). Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta:Raja Grafindo Persada

Sani,RidwanAbdullah .(2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Bumi Aksara, Jakarta.

Taufina Taufik, dkk. (2011). Mozaik Pembelajaran Inovatif. Padang: Sukabina Press

Zainal, Arifin. (2012). Evaluasi pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian agama.